8. Sep, 2016

Teks

Magau Tjatjo Idjazah


Magau Tjatjo Idjazah merupakan Genereasi ke-5 dari Pue Bongo [Irava lembah@Dakilava] ,pantaslah kiranya beliau dinobatkan sebagai sosok pemersatu di dalam intern kemagauan palu,bahkan dalam konteks Nasionalisme beliau patut dinominasikan menjadi pahlawan Nasional,yang didasari atas catatan sejarah tentang dedikasi beliau dalam mempersatukan berbagai kemagauan di lembah palu serta atas inisiatif beliau pulalah sehingga terbentuk kota swapraja palu,dolo dan biromaru sebagai tonggak bergabungnya palu,dolo dan biromaru dalam NKRI
Terlahir dari kasta madika yang bulat madika bulu bambara [ Panggilan kebesaran dan kesayangan Magau Tjatjo Idjazah] diwarisi nilai-nilai kepemimpinan yang mempuni,bukan tanpa alasan , karena jika dilihat dari garis silsilah beliau ,mulai dari bapak,kakek beliau dari kedua belah pihak merupakan Magau .Bapaknya adalah Magau idjazah merupakan anak dari Magau yodjokodi dan bila ditarik lagi ke atasnya maka kita temui nama Magau Lamakaraka [ to Ndate dayo],sedangkan dari pihak ibunya bernama Mpero yang merupakan anak Magau Radjamaili,dari fakta tsb pantaslah kiranya beliau ditetapkan dan diangkat secara adat sebagai Magau palu dengan gelar Magau madika Bulu Bambara.
Pict.silsilah Magau Ijatjo Idjazah ,sumber Silsilah kita sanntina hal.42 ,susunan moh.Noor Lembah tahun 1985
Magau Tjatjo idjazah menjadi magau kerajaan palu menggantikan saudara sepupunya Magau Djanggola yang Mangkat di tahun 1946 ( sesuai data Mr.Donald Tick),pada masa pemerintahan Magau Djanggola, Tjatjo idjazah menjabat sebagai madika malolo hal ini dapat diartikan bahwa beliau telah dikaderkan Oleh kemagauan dan dewan adat kerajaan Palu agar nantinya maju menggantikan Magau Djanggola.
Dalam kemagauan beliau issue nasionalisme menjadi issue yang membumi,pertemuan raja-raja dari lembah palu di poso dan parigi mengukuhkan sang magau sebagai pimpinannyayang pada zahirnya bermuara kearah penggabungan wilayah-wilayah kerajaan tsb ke dalam NKRI,pada zaman Magau madika Bulu bambara pusat pemerintahan kerajaan lebih banyak dijalankan di rumah kediaman beliau Dibesusu sambote saat ini telah menjadi APOTEK PANCAR Jl.Sultan Hasanuddin, dan pada tanggal 5 Mei 1950 kemagauan palu mencatat Beliau sebagai magau terakhir ,dan wilayahnya bergabung kedalam NKRI melalui Swapraja Palu.( sebagai koreksi data tentang terbentuknya kota swaparaja palu dalam link https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Palu )
Pict.Pelantikan magau Tjatjo Idjazah Sebagai Magau kerajaan Palu