13. Des, 2016

DAHULU RANO KALIMPA’A , SEKARANG DANAU TAMBING

 DAHULU RANO KALIMPA’A   , SEKARANG DANAU TAMBING

Siapa yang tak kenal dengan  Destinasi Wisata Danau Tambing , Danau yang teletak di tengah Taman  Nasional Lore Lindu  [ TNLL ] seakan memiliki magnet  tersendiri   bagi para pelancong  baik  Lokal, luar daerah [Nusantara ] Bahkan Turis  Manca Negara yang ingin merasakan sensasi  berdingin-dingin Ria di tepian Danau  tektonik dengan pemandangan  Tegakan Khas  Hutan Hujan  Tropis dan Kicauan Burung endemik Wallacea.

Sejatinya destinasi wisata Danau Tambing termasuk dalam wilayah  Administrasi Kabupaten Poso,Kecamatan Lore Utara tepatnya di Desa Sedoa,akan tetapi untuk menjangkaunya ternyata lebih  dekat kiranya dari Pusat ibukota provinsi  Sulawesi Tengah ,Palu,dengan jarak sekitar 85 Km dapat ditempuh 2 jam perjalanan  darat , dengan estimasi waktu tempuh tersebut kiranya wisatawan  sudah dapat mengakses Danau Tambing apalagi lokasi destinasi tersebut  hanya berjarak 200 m dari poros jalan Provinsi Palu-Napu sebagai Infrastruktur  utama  yang membelah Taman Nasional Lore Lindu.

Terletak di ketinggian 1700 MDPL [ meter dari permukaan laut ] secara Geografis  Danau Tambing terletak pada 1°19’34,8” LS,120°18’31,9” BT ternyata Danau Tambing sedari dulu telah menjadi perhatian peneliti dunia, bahkan ditahun 1900 awal beberapa peneliti Belanda telah mendokumentasikan keunikan danau Tambing yang mereka sebut sebagai lake Kalimpa’a,pembukaan lahan di tahun 1960 seakan lebih mempopulerkan Nama Danau Tambing ketimbang Kalimpaa ,yang oleh Masyarakat asli Napu/Lore  menyebutnya sebagai Rano Kalimpa’a,tak ada tulisan pun cerita yang menggambarkan secara sahih  asal penyebutan Kalimpa’a itu sendiri  kecuali beberapa dokumentasi  Ekpedisi Orang Belanda yang  menulis Kalimpaa sebagai sebuah Danau yang lokasinya berada di sekitaran Lembah Lore  Yang  kaya akan peninggalan Megalith.

Yang teranyar adalah seorang ilmuwan italia yang  bernama M.Sc. Siria Biagioni menjadikan Lake Kalimpa’a sebagai  bahan desirtasinya di Universitas Gottigen Italia.  Dengan Mengambil tajuk

LONG-TERM DYNAMICS OF TROPICAL RAINFORESTS, CLIMATE, FIRE, HUMAN IMPACT AND LAND-USE IN INDONESIA

 Dalam tulisan Ilmiah tersebut , Siria Biagioni membandingkan  antara  beberapa karakteristik Danau yang ada di Indonesia,di Sulawesi Tengah Biagioni menempatkan Kalimpaa dan  danau Lindu sebagai  danau yang terbentuk secara tektonis di tengah  kawasan Mid rain Forest.

 

A FOCUS ON THE MONTANE RAINFORESTS IN CENTRAL SULAWESI AND PEAT-SWAMP RAINFORESTS IN SUMATRA

Dissertation

for the award of the degree

“Doctor of Philosophy” (Ph.D. Division of Mathematics and Natural Sciences)

of the Georg-August-Universität Göttingen

within the doctoral program Biodiversity and Ecology

submitted by

M.Sc. Siria Biagioni

from Rome (Italy)

Göttingen, 2015